/www/wwwroot/perpus/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:692 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) group by b.biblio_id order by b.last_update desc limit 10 offset 910" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "8%" ]
sekretaris pribadi Hatta mengatakan bahwa Bung Hatta memiliki gangguan penglihatan, sehingga dokter menganjurkan untuk meneteskan obat catalin dalam serhari sebanyak 6 kali. Beliau melakjukan setiap 3 jam sekali, selama 6 tahundengn penuh kedisiplinan.
sekretaris pribadi Hatta mengatakan bahwa Bung Hatta memiliki gangguan penglihatan, sehingga dokter menganjurkan untuk meneteskan obat catalin dalam serhari sebanyak 6 kali. Beliau melakjukan setiap 3 jam sekali, selama 6 tahundengn penuh kedisiplinan.
Seri Dimata(pribadi Manusia Hatta) sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi agar menjadi "catatan" buat kita di masa sekarang dan juga bagi generasi mendatang, tentang sebuah keunikan dankemuliaan watak, sikap dan kepribadianseseorang bernama Hatta
Seri Dimata sama sekali tidak dimksudkan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi agar menjadi catatan buat kita di masa sekarang dan juga bagi generasi mendatang, tentang sebuah keunikan dan kemuliaan watak, sikap dan kepribadian Bung Hatta.
Seri Dimata(pribadi Manusia Hatta) sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi agar menjadi "catatan" buat kita di masa sekarang dan juga bagi generasi mendatang, tentang sebuah keunikan dankemuliaan watak, sikap dan kepribadianseseorang bernama Hatta
Seri Dimata sama sekali tidak dimksudkan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi agar menjadi catatan buat kita di masa sekarang dan juga bagi generasi mendatang, tentang sebuah keunikan dan kemuliaan watak, sikap dan kepribadian Bung Hatta.
Seri Dimata sama sekali tidak dimksudkan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi agar menjadi catatan buat kita di masa sekarang dan juga bagi generasi mendatang, tentang sebuah keunikan dan kemuliaan watak, sikap dan kepribadian Bung Hatta.
Seri Dimata(pribadi Manusia Hatta) sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi agar menjadi "catatan" buat kita di masa sekarang dan juga bagi generasi mendatang, tentang sebuah keunikan dankemuliaan watak, sikap dan kepribadianseseorang bernama Hatta
Seri Dimata(pribadi Manusia Hatta) sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi agar menjadi "catatan" buat kita di masa sekarang dan juga bagi generasi mendatang, tentang sebuah keunikan dankemuliaan watak, sikap dan kepribadianseseorang bernama Hatta
Buku ini menceritakan tokoh yang bernama si kabayan, sebagai kritik sosial atau sindiran terhadap pada kepincangan -kepincangan masyarakat .